Pare,.. siapa sih tidak kenal dengan pare???
sudah familiar sekali kan moms???
Peria atau pare adalah tumbuhan merambat yang berasal dari wilayah Asia Tropis, terutama daerah India bagian barat, yaitu Assam dan Burma. Aanggota suku labu-labuan atau Cucurbitaceae ini biasa dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai sayuran maupun bahan pengobatan. Nama Momordica yang melekat pada nama binomialnya berarti "gigitan" yang menunjukkan pemerian tepi daunnya yang bergerigi menyerupai bekas gigitan.
ada sedikit lahan bebas di samping rumah
daripada kosong maka kami tanami aneka jenis tanaman toga ataupun sayur mayur daan salah satunya "Pare"
kalau musim seperti ini pemandangan di halaman kami sangat menakjubkan karena melihat "Pare" buahnya lebat dan menjuntai
karena terlalu banyak kami pun berbagi dengan para tetangga
siapa saja yang mau monggo bisa ambil di rumah
gratiss say :D
Di negara-negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan Cina, peria dimanfaatkan untuk pengobatan, antara lain sebagai obat gangguan pencernaan, minuman penambah semangat, obat pencahar dan perangsang muntah, bahkan telah diekstrak dan dikemas dalam kapsul sebagai obat herbal/jamu.[ Buahnya mengandung albuminoid, karbohidrat, dan pigmen. Daunnyamengandung momordisina, momordina, carantina, resin, dan minyak. Sementara itu, akarnyamengandung asam momordial dan asam oleanolat, sedangkan bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial. Peria juga dapat merangsang nafsu makan,menyembuhkan penyakit kuning,memperlancar pencernaan, dan sebagai obat malaria.Selain itu, peria juga mengandung beta-karotena dua kali lebih besar daripada brokoli sehingga berpotensi mampu mencegah timbulnya penyakit kanker dan mengurangi risiko terkena serangan jantung ataupun infeksi virus. Daun peria juga bermanfaat untuk menyembuhkan mencret pada bayi, membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan, menurunkan demam, mengeluarkan cacing kremi, serta dapat menyembuhkan batuk.
Buahnya yang berasa pahit biasa diolah sebagai sayur, misalnya pada gado-gado, pecel, rendang, atau gulai.[ Di Cina peria diolah dengan tausi, tauco, daging sapi, dan cabai sehingga rasanya makin enak atau diisi dengan adonan daging dan tofu, sedangkan di Jepang peria jadi primadona makanan sehat karena diolah menjadi sup, tempura, atau asinan sayuran.
Ekstrak biji peria selain digunakan sebagai bahan obat, ternyata juga dapat digunakan sebagai pembasmi larva alami yang merugikan seperti larva Aedes aegypti yang menyebarkan penyakit demam berdarah dengue atau DBD
wow banyak sekali ya kegunaan pare ini ya moms,..
yuk yang punya lahan bebas gak perlu luas kok moms tanami pare aja ya karena selain memiliki sejuta manfaat pare ini perwatannya sangat mudah sekali loh moms, cukup disiram air sehari sekali aja mereka sudah tumbuh dengan subur
semoga bermanfaat ya moms :)

Comments
Post a Comment