Indonesia merupakan negara dengan sejuta keragaman. Baik itu suku, ras, bahasa, budaya, agama bahkan kuliner sekalipun. Ya, karena hal itulah Indonesia memiliki Kuliner yang beragam. Bahkan dari satu jenis kuliner saja, bisa terbagi kedalam beberapa varian lain tergantung daerah tempat kuliner tersebut berasal.
Sebut saja Soto, makanan yang selalu hadir pada menu makan siang ini memiliki banyak jenis. Hampir setiap daerah diIndonesia memiliki Soto dengan ciri khas masing-masing.
Hal ini juga dipengaruhi oleh lingkungan tempat soto tersebut diolah. Sebagai contoh, Soto Kudus hanya menggunakan daging Ayam/Kerbau sebagai bahan utama. Ini sebagai bentuk toleransi kepada umat Hindu yang tidak mengkonsumsi daging Sapi.
Dari Sabang sampai Merauke ada banyak jenis Soto. Mungkin beberapa ada yang masih terdengar asing di telinga kita. Nah, untuk anda yang penasaran tentang Jenis-jenis Soto di Indonesia, berikut pembahasanya.
Soto Medan
Dari ujung barat Indonesia, tepatnya Sumatera Utara ada Soto yang cukup populer. Soto Medan didominasi rasa rempah yang kuat. Kuah pada Soto ini berwarna kuning dan cukup kental.
Daging yang digunakan biasanya berupa daging ayam, sapi atau udang. Soto ini biasa dimakan dengan campuran bihun, perkedel, emping atau tauge.
Soto Betawi
Beralih ke Ibukota, ternyata suku Betawi juga memiliki soto tersendiri. Hampir sama dengan soto Medan, soto Betawi juga didominasi rasa rempah yang kuat. Hal ini dikarenakan akulturasi budaya Indonesia dan India. Daging yang digunakan adalah daging sapi, dan menggunakan kuah santan.
Ada beberapa penjual soto Betawi yang menggunakan kuah Susu. Hal ini untuk menimbulkan cita rasa gurih yang lebih terasa.
Soto Bandung
Berbeda dengan kedua soto diatas yang menggunakan kuah santan kental, soto Bandung menggunakan kuah bening. Daging yang digunakan adalah daging sapi, dipadukan dengan kuah yang terbuat dari kaldu sapi. Biasanya ditambahkan irisan lobak dan kedelai goreng.
Soto Kudus Berasal dari kota Kudus, Jawa Tengah. Soto kudus memiliki bahan dasar daging ayam atau kerbau. Seperti yang saya tulis diatas, hal ini dilakukan sebagai bentuk toleransi pada umat Hindu yang tidak mengkonsumsi daging Sapi.
Campuran lain yang biasa digunakan adalah tauge dan bawang goreng.
Soto Lamongan
Soto Lamongan berbahan dasar daginh ayam yang disuwir kecil, dipadukan dengan kuah bening nan gurih. Uniknya, soto Lamongan menggunakan campuran bumbu Koya yang terbuat dari kerupuk udang. Tentu hal ini akan membuat rasa gurih pada soto Lamongan semakin kuat.Soto Makassar
Beralih ke pulau Sulawesi, ada Soto Makassar yang sering disebut dengan Coto. Terbuat dari daging sapi rebus, dicampur dengan jeroan. Biasanya soto Makassar dikonsumsi dengan ketupat.
Soto Banjar
Berasal dari pulau Kalimantan, soto Banjar memiliki kuah yang kaya akan rempah. Uniknya, soto banjar tidak menggunakan campuran kunyit pada kuahnya. Biasanya disajikan dengan campuran telur, perkedel dan bawang.
Soto Mie
Bogor atau yang sering disebut sebagai kota hujan juga memiliki soto tersendiri. Ya, Soto Mie yang bercita-rasa cenderung pedas merupakan soto yang dipadukan dengan Mie Telur.
Biasanya dicampur dengan risol, kol dan campuran lain. Rasa pedas pada soto ini menjadikanya cocok dikonsumsi saat suasana sekitar sedang dingin.
Bagaimana, banyak bukan jenis-jenis Soto yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sudahkah anda mencoba salah satunya, mari kita cintai dan lestarikan semua kekayaan dan budaya bangsa. Jangan sampai tergerus oleh makanan moderen.
---------------------------------- bunda iffa -----------------------------------

numpang promote ya min ^^
ReplyDeleteAnda ingin mendapatkan penghasilan tambahan ?? Ayo Gabung dengan Situs RESMI POKER ONLINE TERPERCAYA di www.fanspoker.com
Deposit dan Penarikan Dana Hanya 1 Menit (selama bank online) BANK BCA, Mandiri, BNI, BRI dan DANAMON Minimal Deposit & Withdraw 10 rb
|| WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||